Gedung di Ibu Kota Baru Diasuransikan

Pandawa Property Di ibu kota baru yang berlokasi di Kalimantan Timur pemerintah berencana mengasuransikan bangunan tersebut. Gedung-gedung tersebut menjadi Barang Milik Negara (BMN) yang diasuransikan ke Konsorsium Asuransi BMN.

Gedung Ibu Kota Baru

Direktur Barang Milik Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Encep Sudarwan mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai mitigasi dari kemungkinan terjadinya kerusakan pada konstruksi bangunan. Salah satunya kerusakan akibat bencana alam.

Baca Juga :
Cluster Clover Garden Tipe Tritona – CitraGran Cibubur
– Ibu Kota Baru Akan Dibangun Bandara VVIP
– Cluster Clover Garden Tipe Tazzeta – CitraGran Cibubur
– Istana Presiden Ibu Kota Baru Dibangun di Sepaku

“Ibu Kota Baru (di Kalimantan Timur) juga nanti dari awal kami siapkan (untuk diasuransikan). Bangun ibu kota baru akan kami amankan juga,” ujarnya di Kantor DJKN Kemenkeu Jakarta.

Meski demikian, pemerintah belum dapat memastikan berapa besaran aset dari gedung-gedung tersebut termasuk besaran premi yang harus dibayarkan tiap tahunnya. Saat ini, pihak DJKN sedang melakukan penghitungan secara matang.

Adapun Konsorsium Asuransi BMN dibentuk khusus untuk pengadaan jasa asuransi aset pemerintah di seluruh kementerian/lembaga (K/L).

Konsorsium itu terdiri dari 50 perusahaan asuransi dan 6 perusahaan reasuransi, di mana PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) berperan sebagai ketua konsorsium.

Dalam tahap awal implementasi, aset yang diasuransikan berupa gedung bangunan kantor, bangunan pendidikan, dan bangunan kesehatan. Ke depannya BMN yang diasuransikan akan berkembang ke infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah. Saat ini, DJKN masih menyiapkan skema dari asuransi tersebut.

“Jadi ini akan berkembang ke barang-barang infrastruktur yang telah gencar pemerintah bangun, seperti jalan tol dan sebagainya. Tapi pertama-tam kami mulai dari gedung-gedung perkantoran pemerintah,” ungkapnya.

Sebelumnuya, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatawarta menyatakan, pada tahap pertama BMN milik Kemenkeu yang akan lebih dahulu diasuransikan.

Terdapat 1.360 gedung Kemenkeu dengan nilai aset sebesar Rp10,84 triliun yang diasuransikan dan preminya sebesar Rp21,30 miliar.

Besaran nilai premi asuransi tersebut itu didapatkan dari penghitungan nilai aset yang sebesar Rp10,84 triliun dikalikan dengan tarif premi sebesar 1,965 permil, atau sederhananya sebesar 0,1965 persen. Hal itu ditetapkan oleh Konsorsium Asuransi BMN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *