Ibu Kota Baru Akan Dibangun Bandara VVIP

Jakarta, Pandawa Property. Guna mendukung konektivitas udara di wilayah ibu kota baru, Kementerian Perhubungan memastikan akan membangun satu Bandara khusus di Ibu Kota baru.

Ibu Kota Baru

Sekertaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan, bandara khusus ini hanya akan berjarak 15 hingga 20 kilometer saja dari pusat pemerintahan. Nantinya Bandara ini dikhususkan untuk menampung tamu tamu VVIP (Very very Important Person).

Baca Juga :
Cluster Clover Garden Tipe Tazzeta – CitraGran Cibubur
– Istana Presiden Ibu Kota Baru Dibangun di Sepaku
– Cluster Clover Garden Tipe Fittonia – CitraGran Cibubur
– Sri Mulyani : Pajak Netflix dan Spotify Sulit di Tarik

“Diperlukan VVIP airport pada jarak 15-20 km dari pusat pemerintahan,” ujarnya di komplek DPR, Jakarta.

Menurut Djoko, selai bandara itu, Kemenhub juga akan mengembangkan bandara eksisting atau yang sudah ada seperti Bandara Sepinggan. Nantinya pengembangan bandara tersebut akan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Kemudian bandara kedua yang dikembangkan ialah Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto? untuk penerbangan private dan penerbangan domestik. Pengembangan yang dilakukan ialah panjang runway menjadi 3.000 x 45 meter dengan kapasitas terminal 20 juta penumpang per tahun.

“Pengembangan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Supaiman (Sepinggan). Panjang runway menjadi 3.250 x 60 meter, kapasitas terminal 30 juta penumpang per tahun,” jelasnya.

Selain Bandara, pemerintah juga akan melakukan pengembangan pelabuhan di lokasi ibu kota baru. Bahkan pemerintah menjamin jika pelabuhan di ibu kota baru akan memiliki kualitas kelas dunia tapi juga ramah lingkungan.

Menteri PPN atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, saat ini ada dua pelabuhan di lokasi ibu kota baru. Nantinya kedua pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Pelabuhan Karingau Balikpapan dan Pelabuhan Samarinda akan dilakukan pengembangan.

Tak tanggung-tanggung pengembangan kedua pelabuhan tersebut akan dilakukan pengembangan bertaraf internasional. Nantinya kedua pelabuhan itu berkonsep green port atau ramah lingkungan.

“Pengembangan pelabuhan untuk mendukung kawasan ibu kota negara akan berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *