The Freedom Ship Kota Terapung Pertama di Dunia

Freedom Ship adalah kapal laut dengan konsep ‘Kota Terapung’ yang diusulkan oleh Norman Nixon dari Freedom Ship International. Dengan disain panjang 1400 meter (4500 kaki), lebar 230 meter (750 kaki) dan tinggi 110 meter (350 kaki), Freedom Ship empat kali panjang dari kapal pesiar terbesar di dunia saat ini Oasis of the Seas

The Freedom Ship

The Freedom Ship disain kapal laut ini termasuk yang terkomplit di dunia, terdiri dari apartemen mewah, pusat perbelanjaan, diskotik, bar & pub, taman kota, kolam renang, beberapa lapangan olahraga, lapangan terbang, bioskop dan tempat hiburan serta fasilitas umum lainnya di atas kapal laut ini seluas 160.000 m².

Baca Juga :
Pengertian Sertifikat Hak Milik Strata Title
Hotel Unik Morpheus di Macau Karya Arsitek Zaha Hadid dan
Kementerian PUPR: Kriteria Rumah Subsidi Layak Huni

The Freedom Ship bukan hanya kapal pesiar, namun di konsep sebagai suatu “tempat untuk beraktivitas” seperti sebagai tempat tinggal, bekerja, beristirahat, berwisata atau sekadar sebagai tempat untuk singgah saja.

Kapal ini akan mengelilingi dunia, mempunyai fasilitas seperti terminal untuk kapal fery, kapal hidrofoil bahkan pesawat terbang untuk bersinggah atau merapat dari tempat lain dari seluruh penjuru dunia.

Jika konsep ini terealisasi, dibutuhkan sekira USD10 miliar atau sekira Rp117,75 triliun (kurs Rp11.700 per USD).
Freedom Ship dirancang untuk bisa terus berlayar keliling dunia. Jadi, kapal besar ini tak pernah berada di tempat yang sama dalam waktu yang lama. Tak hanya itu, kapal ini juga bisa menampung pengunjung tambahan hingga 30 ribu.

Perusahaan tersebut mendesain sebuah kota diatas kapal pesiar superbesar, kapal itu di desain layaknya sebuah kota berukuran mini. Kota ini di desain sebagai tempat tinggal untuk 50 ribu warganya, dilansir dari Dailymail. kota ini di desain sebagai tempat tinggal untuk 50 ribu warganya.

The Freedom Ship, nama proyek itu terdiri dari 25 lantai. Kota itu lengkap dengan segala fasilitasnya mulai dari sekolah, rumah sakit, bandara, pusat perbelanjaan, galeri seni, hingga kasino.

Direktur dan wakil presiden perusahaan, Freedom Ship International, Roger M Gooch, mengatakan The Freedom Ship akan menjadi kapal terbesar yang pernah dibangun, dan kota yang pernah mengambang pertama.

Didukung oleh panel surya dan energi gelombang, kota ini akan melakukan navigasi dari pantai timur AS melintasi Atlantik ke Eropa dan ke Mediterania.

Mulai berlayar di sekitar Tanjung Harapan di ujung Afrika dan menyeberang ke Australia menuju ke Asia Timur, selanjutnya akan mengarah dan melintasi Pasifik sebelum menghabiskan akhir tahun di pantai barat Amerika Utara. Kapal ini akan mengejar matahari musim panas di Amerika Selatan (AS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *