Tips Beli Rumah Over Kredit Agar tidak Merugi

Pandawa Property. Bagi yang berencana untuk membeli hunian pertama kali, ada dua alternatif yang bisa dipertimbangkan. Pertama, beli rumah dalam kondisi baru, dan kedua, rumah bekas yang dijual dengan cara Over kredit.

Membeli rumah baru memang banyak keuntungannya, mulai dari kondisi yang masih terawat, ada perlindungan asuransi, harga tanah dan bangunan yang jelas, serta desain yang bervariasi. Namun bukan berarti rumah seken Over kredit tak punya benefit tersendiri.

Baca Juga :
Tips Marketing Properti Yang Disukai Konsumen
Pengertian Sertifikat Tanah
Satu Sertifikat Tanah untuk Beberapa Pemilik
Dijual Rumah Premier Estate 2 Tipe Chamonix Bekasi

Membeli rumah yang sedang dicicil atau take over kredit juga terbilang sangat menguntungkan, karena tak jarang si penjual sedang butuh uang sehingga harga rumah bisa lebih miring.

Pihak perbankan pun melihat ini sebagai pangsa pasar yang prospektif, sehingga biasanya memberi banyak kemudahan, terutama bagi nasabah yang dinilai bankable.

Tetapi jangan cepat tergiur dengan harga murah dan kemudahan yang ditawarkan bank saja. Sebelum Anda memutuskan untuk mengambil alih cicilan rumah pemilik sebelumnya

1. Kondisi fisik
Hal terpenting dalam membeli rumah Over kredit adalah memerhatikan kondisi fisik. Cemati dengan detail bagian luar dan dalam rumah. Periksa kondisi dinding, lantai, saluran air, kayu jendela dan pintu, langit-langit, serta bukaan dan sirkulasi udara.

Perhatikan juga segi lokasi dan posisi rumah. Bisa saja, alasan pemilik mengalihkan cicilan rumahnya adalah karena lokasi yang kurang bagus, rawan banjir, dan prospek yang tidak menguntungkan ke depannya.

2. Periksa dokumen
Cek terlebih dahulu dokumen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) asli, yang biasanya masih tersimpan di bank yang menyediakan fasilitas KPR kepada pemilik sebelumnya. Teliti juga keabsahan kepemilikan rumah, jika Anda menemukan permasalahan (sengketa) lebih baik tinggalkan saja.

3. Menghitung nilai transaksi
Bila merasa sudah sreg dengan rumah yang diincar dan melihat legalitas surat-surat, hitunglah nilai transaksi (nilai jual rumah, besaran saldo utang pokok, dan sisa cicilan kredit yang harus dibayar).

Periksa pula riwayat pembayaran cicilan pemilik lama, apakah masih ada tunggakan cicilan dan denda keterlambatan. Agar transaksi pembelian rumah lebih nyaman dan aman

Hitung dengan seksama berapa sebenarnya nilai transaksi dan nilai jual rumah tersebut, apakah lebih murah atau lebih mahal dari harga yang seharusnya.

Anda bisa melakukan pengecekan harga pasaran rumah disekitar lokasi tersebut, dengan memeriksa Nilai Jual Obyek Pajak dalam struk tagihan PBB.

4. Buat surat pengikatan
Guna menjamin keamanan traksaksi, Anda perlu membuat Akta Pengikatan Jual-Beli atas pengalihan hak atas tanah dan bangunan dengan pihak penjual, berikut Surat Kuasa untuk melunasi sisa angsuran dan kuasa untuk mengambil sertifikat.

Penjual kemudian membuat surat pemberitahuan kepada bank perihal peralihan hak atas tanah dan bangunan.

Inti surat tersebut, meski angsuran dan sertifikat masih atas nama penjual, tetapi karena haknya sudah beralih (kepada Anda sebagai pembeli), maka penjual tidak berhak lagi untuk melunasi dan mengambil sertifikat asli yang terkait bank.

5. Libatkan Tiga Saksi
Berbeda dengan proses jual beli rumah pada umumnya, proses resmi take over kredit harus melibatkan pihak bank pemberi kredit. Jadi, sebaiknya proses Over kredit dilakukan di hadapan pemilik rumah, bank, dan notaris.

Untuk melakukan Over kredit, dokumen yang perlu dipersiapkan penjual dan pembeli antara lain:
– Fotokopi Perjanjian Kredit
– Fotokopi Sertifikat dengan stempel bank
– Fotokopi IMB
– Fotokopi PBB yang sudah dibayar
– Fotokopi bukti pembayaran angsuran
– Asli buku tabungan bernomor rekening untuk pembayaran angsuran
– Data penjual dan pembeli, seperti KTP, Kartu Keluarga, Buku nikah, NPWP, slip gaji terakhir, surat keterangan kerja, surat keterangan penghasilan, fotokopi mutasi keuangan tiga bulan terakhir dari rekening, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *