Tips Menabung DP Rumah untuk Pekerja Kantoran

Sebelumnya kita sudah pernah membahas perihal bagaimana Tips Gaji UMR Bisa Beli Rumah, dimana karyawan yang memiliki gaji sebatas UMR (Upah Minimum Regional) mampu membeli rumah. Kali ini Pandawa Property lanjutkan Tips Menabung DP Rumah untuk Pekerja Kantoran

Memiliki rumah idaman adalah salah satu impian kebanyakan orang. Sayangnya, rumah menjadi barang mewah yang sulit terjangkau bagi sebagian orang yang hanya bekerja sebagai karyawan kantoran biasa.

Baca Juga :
Alasan Jepang Bagi-Bagi Rumah Telantar Gratis
Berikut Tips Jual Rumah Zaman Now Biar Cepat Laku
Dijual Rumah 2 Lantai Jl. Bungur Raya Depok
Rumah Cluster Spring Garden Residence Tipe Acasia

Masalahnya harga rumah saat ini (Zaman Now) sudah terlalu mahal tidak terjangkau. Jangankan untuk memulai mengambil Kredit Pemilikan Rumah, membayar DP saja tidak mampu.

Terkadang, nilai uang muka rumah yang tinggi sulit dipenuhi meski sudah menabung cukup lama. Saat dana untuk DP telah terkumpul, harga rumah sudah naik lagi. Jangan-jangan hal ini terjadi hanya karena salah strategi menabung.

Berikut Tips Menabung DP Rumah untuk Pekerja Kantoran :

1. Menentukan Lokasi Tempat Tinggal yang Diinginkan
Sebelum mulai menabung, Anda harus tahu kebutuhan dana yang diperlukan sehingga memiliki tujuan keuangan yang jelas. Caranya dengan menentukan lokasi tempat tinggal yang diinginkan dan survey harga rumah di area tersebut.

Sebagai gambaran, harga rumah di pinggiran kota Jakarta berkisar Rp 500 juta atau lebih. Jika harga rumah Rp 500 juta, maka Anda harus mengumpulkan uang muka sebesar 15 persen atau sekitar Rp 75 juta. DP tersebut belum termasuk pajak dan biaya sertifikat.

Artinya, Anda harus mengumpulkan uang sekitar Rp 100 juta untuk uang muka dan biaya-biaya lain sebelum mengambil KPR.

2. Buka Rekening Tabungan Khusus
Setelah memiliki tujuan keuangan yang jelas, kini saatnya Anda merancang cara untuk menabung yang paling jitu. Salah satu strategi untuk ‘mengamankan’ uang Anda sendiri dari keinginan konsumtif adalah membuka rekening tabungan khusus.

Rekening tersebut bisa berupa tabungan rencana yang tidak bisa diambil sebelum jatuh tempo. Anda bisa menentukan sendiri lama waktu menabung sesuai kemampuan, bisa satu atau dua tahun.

Jika Anda belum memiliki target waktu memiliki rumah, bisa mulai menyisihkan 10-20 persen gaji buat ditabung. Sementara bagi Anda yang ingin cepat mencapai DP rumah, bisa menabung sebanyak 30 persen dari gaji.

Menyisihkan 30 persen gaji untuk DP rumah sekaligus melatih Anda untuk membiasakan diri membayar cicilan KPR kelak.

3. Mulai Berinvestasi
Selain menabung, Anda juga bisa menjalankan strategi investasikan harta ke berbagai instrumen. Jika Anda punya dana minimal Rp 5-10 juta saat ini dan berharap bisa DP rumah tahun depan, maka segera simpan uang tersebut ke deposito.

Instrumen investasi ini akan mengamankan nilai uang Anda, sambil menunggu tabungan yang disisihkan setiap bulan terkumpul.

Kalau target waktu mengumpulkan DP rumah masih lama, Anda bisa memanfaatkan instrumen investasi jangka panjang seperti reksadana saham. Investasi ini bisa memberikan imbal hasil yang besar, lebih tinggi dari deposito.

Agar bisa mengisi tabungan dan investasi bulanan secara konsisten, Anda harus berstrategi dengan mengencangkan ikat pinggang dengan efisiensi konsumsi bulanan.

Anda harus menunda pembelian barang tersier dan memangkas kebutuhan hiburan sementara waktu. Jika perlu, Anda dapat mencari penghasilan tambahan dengan kerja sampingan di luar jam kantor.

Dengan strategi ini, semoga impian Anda untuk segera mendapat rumah idaman segera terwujud. Semoga Manfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *